Pantai lariti seperti kisah nabi musa membelah lautan

Pantai Lariti kini menjadi pesona baru wisata pantai di Desa Soro Kecamatan Lambu. Saat akhir pekan, kunjungan bisa mencapai 500 hingga 2.000 orang. Sebelumnya, pantai ini tidak terjamah, termasuk oleh pemerintah.

Selain terdapat wahana baru di pantai lariti seperti ayunan, papan tulisanyang di buat oleh teman teman Lariti Community  untuk berfoto, pengunjung melonjak drastis juga karena bertepatan dengan Hari jadi Kota Bima yang ke-15.

Apa yang menarik dari Pantai Lariti? Di lokasi ini ada dua pulau besar dan beberapa pulau kecil disekitarnya. Keberadaan pulau-pulau kecil ini semakin menambah eksotik, Pulau yang bisa di akses dengan berjalan kaki melewati gunung pasir (kalau air laut gk lagi pasang) memberikan pemandangan yang menawan apalagi pas pagi atau sore hari.Selain keberadaan dua pulau besar, ada yang menjadi daya pikat tersendiri. Yakni, terbelahnya laut dari bibir pantai hingga ke dua pulau tersebut. Seperti kisah Nabi Musa yang membelah laut dengan tongkatnya dari kejaran Raja Fir’aun.

Pengunjung pun dapat berjalan kepulau tersebut. Namun, moment itu hanya terjadi sore hari sekitar pukul 16.00 WITA hingga pukul 18.00 WITA. Selain itu, pukul 03.00 WITA hingga pukul 07.00 WITA. Setelah itu air akan pasang kembali menutupi pasir putih atau tergantung umur Bulan karena air pasang surut biasanya gunung pasir nya akan tertutupi air laut pasang.Berkemah di Pantai Lariti Lambu Bima menjadi salah satu pilihan terbaik untuk menikmati sunrise di temani dua pulau kecil yang membelah lautan. Saat pagi hari, tidak hanya mata ditakjubkan dengan pasir putih yang membentang hingga ke pulau, seperti lembar permadani dilalui Raja menuju singgasananya, Menikmati Sunrise di tempat yang menjadi salah satu terbaik di Bima ini, benar-benar memberikan pemandangan yang menakjubkan,di pagi hari Matahari terbit tepat digaris horison hamparan lautan yang berkilau.Sunrise di Pantai Lariti Bima Ketakjuban itu bertambah, karena pengunjung bisa menikmati Sunrise. Perpedauan dua keindahan yang memukau. Untuk menikmati Sunrise ini tentu harus bermalam. Lokasi ini pun kerap dijadikan tempat berkemah.Malam hari, saat purnama, sausana di pantai akan semakin indah. Dua pulau terlihat jelas. Satu pulau jaraknya lebih dekat dan airnya sering terbelah saat surut. Jika ingin menyaksikan detik-detik terbelahnya saat pagi hari, maka harus rela terjaga. Dapat juga diabadaikan moment itu dengan kamera video.Saat air pasang pun pengunjung bisa menikmati suasana pantai Lariti. Pasir putih membentang dan air yang jernih untuk mandi.


Komentar

Posting Komentar